Pages

Tampilkan postingan dengan label Our Wedding. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Our Wedding. Tampilkan semua postingan

Rabu, 03 Februari 2016

My Wedding Package


Satu tahun hampir tiga bulan pernikahan terlewati sudah. Rasanya bagaimana? hehhe..jawaban saya satu: bersyukur. Bagaimana tidak bersyukur, kalau setiap pagi saya membuka mata, saya sadari saya masih diberikan kehidupan apalagi saya juga tidak sendiri. Ada sesosok suami yang baik hati dan bertanggung jawab, memperlakukan saya dengan baik, romantis malahan. Lalu sehari-hari siang dan malam saya ditemani dan diperhatikan suami. Permasalahan rumah tangga pun Alhamdulillah bisa terjalani dengan baik.

But the way, bukan betapa bahagianya pernikahan kami yang akan saya ceritakan, tapi tentang review persiapan pernikahan kami. Sebenarnya sudah lama banget saya ingin menulisnya, tapi baru bisa kali ini. Semoga saja bisa membantu memberikan referensi bagi pembaca. Ok langsung mulai satu per satu yaaa..

Lamaran
Kebutuhan lamaran harus dibuat list dulu, kalau perlu list dengan prioritasnya. Jangan sampai seperti saya yang hanya mendaftar kebutuhan tapi kurang memperhatikan prioritasnya. Buktinya ada beberapa barang seserahan yang kurang terpakai oleh saya. Kebetulan seserahan yang banyak diberikan saat lamaran, jadi saat akad nanti seserahannya hanya seserahan mas kawin saja.

Kebutuhan lamaran saya meliputi kebutuhan makanan untuk jamuan saat lamaran, kebutuhan seserahan, dan kebutuhan untuk saat acara (pembawa acara). Nah kebutuhan seserahanlah yang paling banyak dan lumayan perlu spare waktu dan biaya. Hampir setiap weekend atau pulang kerja, kami jalan untuk nyari barang-barang untuk seserahan.
- Keranjang seserahan kami beli di Cikini, di toko-toko pinggir jalan dekat Stasiun Cikini. Ohya ternyata di Pasar Jatinegara lebih lengkap lho. Waktu itu kami belum tahu klo di Pasar Jatinegara lebih lengkap, jadinya kami beli di Cikini deh.
- Seserahan berupa kain dan pakaian (termasuk jilbab dan mukena), kami beli di Pasar Baru, Gandaria City, dan Thamrin City.
- Seserahan berupa kosmetik dan perlengkapan mandi, kami beli di Gandaria City.
- Seserahan berupa perhiasan, kami beli di Cikini Gold Centre.

Pokoknya waktu dan biaya yang dihabiskan untuk kebutuhan lamaran lumayan besar bagi kami.

Gedung Pernikahan
Target gedung pernikahan kami adalah gedung-gedung pernikahan sekitar Jakarta Selatan, kalau bisa yang dekat dari Kebayoran Lama. Jadilah kami nanya-nanya harga Gedung Pertamina Simprug, Masjid Pondok Indah, dan Gedung Selapa Polri. Gedung Pertamina Simprug saat itu (tahun 2014) biaya sewanya sekitar 11juta, tapi charge catering di gedung Pertamina Simprug lebih mahal daripada kebanyakan gedung-gedung lainnya. Masjid Pondok Indah untuk akad dan resepsi, biaya sewanya sekitar 9,5juta. Nah, kalau edung Selapa Polri biaya sewanya sekitar 8,5juta. Mempertimbangkan budget, jarak dan tempat parkir, kami akhirnya memilih Gedung Selapa Polri. Kebetulan ada beberapa tanggal yang masih kosong dan dapat kami booked.


Mas Kawin
Perhiasan mas kawin kami beli di Cikini Gold Centre. Sedangkan, perlengkapan sholat kami beli di Thamrin City.

Souvenir
Souvenir kami beli di Pasar Jatinegara. Banyak pilihan lho di Pasar Jatinegara.

Catering
Perjuangan mencari catering ini lho yang luar biasa, hihihi. Setiap Sabtu Minggu, saya dan indra keliling Jakarta untuk test food. Mulai dari test food Catering Puspita Sawargi, Chikal Primarasa, Wifa Catering, Tunas Catering, Nabila Catering dan beberapa catering yang saya lupa namanya karena menurut kami kurang mengena dari harga dan rasa, jadi gak terlalu diinget deh. Ada beberapa catering juga yang saya telpon marketingnya untuk minta pricelistnya seperti DTC dan Kiki Catering, tapi melihat price listnya yang di atas budget kami, jadinya kami gak berniat untuk test food DTC dan Kiki Catering deh.

Catering Puspita Sawargi menurut kami makanannya enak tapi harganya di atas budget kami. Chikal Primarasa harganya terjangkau tapi rasanya terlalu biasa menurut kami. Tunas Catering zupa soupnya enak banget, tapi makanan lainnya biasa. Harganya terjangkau sih, tapi agak mahal untuk rasanya yang menurut kami biasa. Wifa Catering ini nih, yang bikin saya jatuh cinta dengan makanannya. Makanannya enak banget, tapi sayangnya harganya di atas budget kami. Tapi kalau dibandingkan Puspita Sawargi, Wifa Catering ini jauh lebih oke lhooo, dari segi harga maupun rasa..menurut kami yaa. Tapi karena pertimbangan budget dan kesesuai harga dan rasa, akhirnya kami memilih Nabila Catering.

Paket pernikahan yang ditawarkan Nabila Catering lengkap banget. Enak banget buat pasangan seperti kami yang ngurus sendiri dalam waktu yang singkat. Paketnya mulai dari gedung, catering makananan, undangan, dekorasi gedung, pembawa acara, tata rias, pakaian pengantin, seragam keluarga, among tamu, dan penerima tamu, hiburan (band pengiring), fotografer, tarian pengiring, dan bonusnya foto prewedding. Lengkap pokoknya, kami bayar semuanya sekaligus ke Nabila Catering. Tapi karena kami gak pake WO, jadinya untuk memilih setiap bagian paketannya, ya kami datangi sendiri setiap penyedianya yang bekerja sama dengan Nabila Catering. Ohya, rasa makanannya Nabila Catering enak menurut kami, dan sesuai dengan harga yang ditawarkan.

Undangan
Rekanan Nabila Catering untuk undangan hanya satu, namanya Regita Printing. Regita Printing ada di Pasar Tebet. Pasar Tebet ini terkenal untuk percetakan undangan. Banyak pilihan dan harganya juga terjangkau. Tapi karena kami sudah ambil paket Nabila Catering, jadinya kami langsung menuju Regita Printing.

Tata Rias dan Pakaian
Kami hanya mengunjungi dua rekanan Nabila Catering. Rumah Manten Veni Rahman dan Sanggar Ine Andriane. Rumah Manten Veni Rahman ada di Percetakan Negara Jakarta Pusat. Pilihan baju resepsinya banyak..dan banyak juga yang baru. Tapi dari sekian banyak, justru baju warna biru stok lama yang menurut indra paling cocok untuk saya. Hehe..pakai baju biru itu saya terlihat gak terlalu gendut (maklum pas mendekati nikah, berat badan saya malah bertambah). Nah kalau Sanggar Ine Andriane ada di Rawamangun Jakarta Timur. Baju-baju di Sanggar ini lebih cocok untuk yang mau pake adat Palembang menurut saya. Dominan warna merah dan emas. Ohya pemiliknya ini adeknya pemilik Rumah Manten Veni Rahman lho. Ohya untuk pakaian akad, jujur ya..di dua sanggar itu baju untuk akadnya kurang oke dan kurang banyak pilihannya.

Mempertimbangkan kecocokan baju resepsi dan tema pernikahan kami tema Nasional gak pake adat, jadinya kami memilih Rumah Manten Veni Rahman untuk baju resepsi dan akad. Kami gak mau repot ambil baju resepsi dan akad di tempat berbeda. Kami ambil baju pengantin dan seragam di Veni Rahman. Untuk tata rias, saya minta mba fia untuk periasnya (Kalo minta mba veni rahmannya kena charge lagi sekitar 3juta). Berdasarkan cerita teman-teman, hasil tata rias pengantin saya bagus lho.

Dekorasi
Kami gak terlalu ribet ngurus dekorasi. Jadinya ya kami milih-milih saja dari contoh dekorasi yang ada.


Fotografi
Hasil foto dari paketan Nabila Catering kurang oke menurut saya, tapi gakpapa lah, kami kan gak mau repot. Kalau yang menekankan foto-foto pernikahannya harus bagus, mendingan nyari jasa fotografi yang lain.

Foto prewedding
Lokasi foto kami di TMII. Hasil foto prewed kami sebenernya juga kurang oke. Maklum, ini bonus. Tapi kamin seneng kok, ini pencapaian lebih bagi kami yang gak pernah meniatkan untuk foto prewedding :)

Nah, kurang lebih itulah persiapan dan paket pernikahan kami. Semuanya selesai dalam waktu 4 bulan. Hmmm..kemana-mana ngurus ini itu berdua..pokoknya seru banget!!!, perjuangan dan pengorbanan tenaga, waktu dan biayanya menjadi kenangan indah bagi kami.

Selasa, 09 Juni 2015

Ceritanya sih Honeymoon Kedua :)



Sadar sesadar-sadarnya kalau saya sudah lamaaa sekali tidak update blog ini..hehhe. Banyak sekali pekerjaan di kantor yang harus saya selesaikan dan kalau sudah sampai rumah, rasanyaaa capek sekali. Ditambah saya terlalu malas untuk meluangkan waktu sebentar untuk membuka laptop dan menulis lagi..hehhe.

Kali ini saya ingin bercerita tentang kegiatan saya di awal Februari bersama suami. Wow..postlate, 4 bulan lalu. Tapi gakpapa yaa..pokoknya saya mau cerita..hehhe. Jadi di awal Februari, saya dan suami bersamaan mengambil cuti 3 hari untuk keluar kota. Tujuan utama kami ke Banjar Ciamis, kampung halaman mamah saya dilahirkan, dibesarkan dan dimakamkan. Kami ingin mengunjungi makam Bapa Mamah dan sekaligus bersilaturahmi ke saudara-saudara Mamah di sana.

Tapi karena waktu yang kami punya 4 hari untuk keluar kota, jadi sebelum kami ke Banjar, jadilah kami menginap dua malam terlebih dahulu di Sapulidi Resort Lembang-Bandung. Ceritanya sih honeymoon kedua setelah di Ubud. Kebayang kan berduaan terus di resort yang tenang dengan suasana pedesaan yang disitu ada sawah, saung, kamar kayu, sungai dan danau yang banyak ikannya..hmmm apalagi kalau bukan honeymoon..mmmm..tepatnya relaxing honeymoon. Jadi honeymoon kedua kami adalah bersantai di Sapulidi Resort dan mendekatkan diri kami ke keluarga besar Mamah di Banjar.

Anyway, kami santai sekali lho...saat di Sapulidi Resort, hehhe. Kerjaan kami hanya tidur, nonton TV, maen game hp sambil ngobrol, jalan2 di sekitar hotel plus foto2 jangan lupa!, makan dan makan..hahha. Alhasil lumayan juga pengeluaran kami karena bentar2 pesan makanan (maklum dingiiinn) terutama Colenak "cemilan kesukaan suami" dan harga makanan di Sapulidi Resort itu tuh..kalau kami bilang sih lumayan mahal. Kalau soal view di Sapulidi..hmm cocok tuh buat foto prewedding. Buktinya pas kami disana, beberapa kali kami lihat ada yg foto prewedding di sekitar danau sapulidi yang memang viewnya bangus.

Ini foto-foto narsis saya..hehe:


Dan ini dia kami berpose di jembatan


si colenak dan si wedang bajigur:


Hmmm..dua hari kami bersantai-santai berdua di Sapulidi Resort rasanya tuh puas bermalas-malasan..hahaha. Setelah check out dari Sapulidi kami langsung ke Stasiun Bandung untuk naik kereta tujuan Banjar.

Sesampai di Banjar kami langsung menuju rumah Bibi saya di Fasiranji. Pokoknya setelah sampai sana..kami berkunjung ke rumah saudara-saudara Mamah. Kebetulan semua saudara kandung mamah bertempat tinggal di Banjar semua. Makanya, meski keluarga saya tinggal di Cilacap, tapi kami sering menyempatkan pulang ke Banjar.

Ngomong-ngomong aura pedesaan di sana masih sangat terasa, udaranya masih segar, dan pemandangan sawah bukit dan gunung pun hijauuu..hehhe. Tapi satu hal yang selalu membuat saya tersenyum di tempat ini..saya merasa lebih dekat dengan mamah. Tidak terbayangkan betapa rindunya saya dengan Mamah Bapa. Saya berniat minimal setahun sekali saya akan mengunjungi tempat ini untuk berziarah ke makam Mamah Bapa (meski saya ingin sesering-seringnya, tapi jarak yang lumayan jauh kadang dirasa kurang memungkinkan). Semoga Allah mengizinkan..Aamiin.

Sabtu, 06 Desember 2014

Our Cozy Honeymoon @The Lokha Ubud


Dannnn taraaaaa...akhirnya tiba juga si tanggal 24 November 2014, tanggal keberangkatan saya dan indra sang suami (hihi ^^) ke Bali. Pagi-pagi kami berangkat ke bandara Soekarno Hatta untuk terbang ke Bali. Sesampai di Bandara Ngurah Rai yang waktu itu sekitar pukul 12.30 WITA, kami sudah dijemput oleh driver dari The Lokha Ubud. hwehwehweee...seneng banget sampe juga kami di The Lokha Ubud. Kesan pertama adalah lokasinya terpencil, jauh dari jalan raya utama. Tapi justru itulah yang menjadi nilai plus karena suasananya lebih tenang.

The Lokha Ubud ternyata merupakan resort baru makanya pas kami datang ke wedding expo kami mendapat harga yang tergolong murah, ternyata waktu itu The Lokha Ubud dalam masa promo. Room yang kami pesan adalah villa dengan private pool dan riverside. Fasilitasnya ada ruang kamar yang isinya tempat tidur dengan kelambu, 2 lemari yang gede, TV, sofa, dan kamar mandi luas dengan shower dan bathtub. Sedangkan di luar ada gazebo dengan meja makan dan tempat tidur untuk bersantai terus ada kolam renang pribadi dengan dua kursi bersantai. Pemandangannya pepohonan, sungai di bawah, dan bukit di kejauhan. Bunyi aliran sungai dan suara jangkrik membuat suasananya tuh berasa alam banget. Pokoknya nyamaaaannn...hihi kesenengan saya.

Kami berdua betah banget di villa dan saya suka sekali berenang..hehe bebas banget pokoknya mau ngapain saja. Saking betahnya di villa, dari 4 hari kami disana, kami hanya menyempatkan satu hari untuk jalan-jalan ke Pasar Ubud di hari ketiga. Kami ke pasar Ubud berjalan kaki melalui bukit dengan pemandangan bukit, sawah, lembah, hmm...pokoknya kereeennn. Subhanallah, Indonesia itu memang luar biasa cantik ya. Berjalan kaki sekitar 30 menit kami sampai juga di Pasar Ubud. Hihihi saya kecapean..padahal kan biasanya saya dengan bangga mengaku kalau saya kuat berjalan kaki jauh ;B. Di Pasar Ubud kami jalan-jalan dan membeli hasil kerajinan untuk pajangan di rumah kami. Kami juga sempat foot reflexology..hehe..berjalan kaki jauh lumayan membuat kaki kami pegal soalnya. Pulang dari Pasar Ubud kami naik mobil antar jemput The Lokha, hahaha...berjalan kaki cukup berangkatnya saja. Anyway kalau lain kali saya nginep di The Lokha Ubud lagi, saya mau loh jalan kaki lagi dari resort ke pasar Ubud, hihi great view soalnya.

Hmm..no pic no proof (jiyahahaha), ini dia foto-foto kami di dalam villa riverside @The Lokha Ubud:


Bisa kebayang kan roomnya seperti apa.


narsis sendiri dulu ya..hihi ^^


narsis berdua


ini menu makan malam kami. Kami ini selalu pesan makan di hotel, maklum ceritanya betah di kamar.

Terus berikut foto-foto kami saat kami melalui Bukit Campuhan menuju Pasar Ubud:



Kalau yang satu ini foto di Ubud Palace:


Hari terakhir kami di Ubud, pagi-pagi sebelum pulang kami sempatkan jalan-jalan di jalanan dekat resort dengan view persawahan.



Hihihihi seneng saya ingetnya, pokoknya hari-hari honeymoon selalu menyenangkan. Santai di dalam kamar yang nyaman, bersantai-santai di gazebo sambil cerita-cerita, berenang, romantic spa, dan tentu saja candle light dinner. Nyaman banget di The Lokha Ubud, semua pegawainya ramah banget. Pokoknya puaaasss deh di sana. Kalau next time harga di The Lokha Ubud masih murah, mungkin kami ingin deh kesana lagi :)

Akhirnya, sampai jumpa honeymoon kami, can't wait our next honeymoon..hihihi ~(^.*)~

Pencarian Paket Honeymoon yang Oke

Salah satu hal yang saya inginkan apabila saya menikah adalah pergi honeymoon, hehe. Saya bayanginnya saya akan keluar kota berdua bersama suami dan menikmati sepanjang hari 24 jam terus berdua di tempat yang indah dan sangat nyaman, kemudian bercerita dan bercanda ini itu dan saling mengungkapkan harapan tentang masa depan. Makanya saat awal-awal ngomongin pernikahan, saya bilang ke indra kalau saya ingin ada honeymoon, dan ternyata dia juga menginginkannya. Ternyata dan ternyata juga kami memiliki keinginan destinasi yang sama, yaitu Ubud Bali. Jadilah Ubud Bali kami tetapkan sebagai tempat honeymoon kami.

Oleh karena saya sudah tahu bahwa saya akan honeymoon di Ubud Bali, waktu itu saya jadi rajin buka website http://honeymoon.weddingku.com. Saya langsung saja search Bali dan jrenggg!!! banyak tawaran paket honeymoon di resort-resort bintang 5 di Ubud. Ada Kupu-Kupu Barong Villas and Tree Spa, Viceroy Bali, Kamandalu Resort and Spa, Kayumanis Ubud Private Villa and Spa, Hanging Garden Ubud, dan lain-lain. Sebelum rajin buka website weddingku ini, saya pernah baca ulasan tentang hotel romantis di Ubud dan saya tertarik dengan Villa Semana Resort and Spa. Saya cek di website villa Semana dan rate per malamnya untuk kamar dengan private pool paling murah sekitar 3 jutaan belum tax. Waktu itu saya langsung kepikiran untuk ke Villa Semana saja, meski mahal sih. Eh terus saya nemu website weddingku, dan setelah saya liat-liat tawaran paket honeymoonnya, saya jadi tertarik untuk ke Viceroy Bali.

Pencarian resort untuk honeymoon belum berhenti sampai disitu, saya dan indra pergi ke Wedding Expo di JCC Senayan. Di sana ada spot khusus penawaran honeymoon langsung oleh para marketing dari hotel-hotel yang bekerja sama dengan weddingku. Ada dari The Lokha Ubud-Resort Villas and Spa, Kupu-Kupu Barong Villas and Tree Spa, Kamandalu Resort and Spa, Hanging Garden, dan masih banyak lagi tawaran dari hotel-hotel yang berlokasi di Ubud, Seminyak, Jimbaran, Uluwatu, Nusa Dua, Bandung, dan Garut. Setelah berkeliling dan dengan berbagai pertimbangan terkait budget dan fasilitas yang ditawarkan, akhirnya kami langsung memutuskan untuk mengambil paket honeymoon dari The Lokha Ubud Resort Villas and Spa. Di hari itu juga kami langsung deal paket Luxury Private Pool di The Lokha Ubud untuk 4 hari 3 malam.

Alhamdulillah, waktu itu masih bulan Agustus dan kami sudah punya kepastian honeymoon. Waktu itu membuat kami bernapas lebih lega lagi karena salah satu hal persiapan pernikahan kami sudah beres. Kisah honeymoonnya lanjut di post selanjutnya yaaaa... ;D






Kamis, 30 Oktober 2014

Gedung & Catering Pernikahan

Sampai juga saya ke tahap yang satu ini. Yup..tahap persiapan nikah, tahap yang sebelumnya tidak saya bayangkan..hehe dulu saya hanya membayangkan nikah dan bulan madunya saja.hihi. Sama seperti halnya penulisan skripsi saya, di awal blank banget. Saya gak tau harus ngapain. Akhirnya berdasarkan browsing dan liat blog sana-sini yang menceritakan terkait persiapan nikah, saya memutuskan untuk mencari catering yang menyediakan paket all in. Maksudnya sih biar gak ribet.

Catering pertama yang saya dan indra (si pacar) datengin adalah catering Puspita Sawargi. Waktu itu Puspita Sawargi lagi ada test food di gedung Bulog. Jadinya saya test food deh, dan hmmm...makanannya enak..meski belum masuk kategori enak banget, over all enak. Menurut indra, makanannya jg enak. cuman sayangnya, saya gak bisa nanya2 banyak sama mba mirna, marketing yang saya hubungin sebelumnya. Waktu itu, semua marketing sibuk karena yang test food banyak. Saya termasuk yang datengnya akhir, makanya test food pun..gak semua makanan bisa saya coba karena sudah habis terutama zupa soup yang memang banyak yang suka. 

Selesai test food, mba mirna bilang dia mau kirim penawaran ke email. Pertanyaan mba mirna waktu itu adalah gedung apa dan untuk berapa undangan, hehehe. Klo undangan sih bisa kira-kira, tapi gedung? Gyaaaa belum nyari sama sekali..ckckck. Jadi, agenda sangat segera setelah selesai test food di Puspita Sawargi adalah cari gedung.

Besoknya, saya dan indra langsung meluncur ke gedung apa ya namanya lupa..pokoknya di Halim, buat tf catering chikal primarasa. Pilihan menu tf nya gak terlalu banyak. Makanannya menurut saya sih berasa makanan rumahan, agak kurang wah, tapi lumayan dan menurut indra sih kurang. Kalau liat harga memang lumayan lebih murah kayaknya dibanding puspita sawargi, paket untuk 400 undangan gak sampe 65 juta.

Pas lagi tf di Chikal, saya dan indra ngobrolin terkait gedung mana saja yang mau kami cek lokasinya hari itu juga. Kami cek harga sewa gedung di Gd. Patra Simprug, Masjid Pondok Indah dan Menara 165. Kami fokus mencari gedung di sekitar Jakarta Selatan agar tidak kejauhan dari rumah kakak saya atau dari rumah indra. Setelah cek harga, ternyata harga sewa di Menara 165 mahal hehe gak sesuai budget kami, jadi langsung kami coret. Sewa Gedung Patra Simprug sekitar 11 juta dan Masjid Pondok Indah sekitar 9 juta. Jadinya kami memutuskan untuk langsung saja tinjau lokasi untuk perbandingan. 

Rencana saat itu, kami akan tinjau lokasi ke gedung Selapa Polri Pasar Jumat, Lebak Bulus terus ke Masjid Pondok Indah, dan Masjid Pondok Pinang, dan ternyata kami cukup ke satu tempat saja. Yup..ke gedung Selapa Polri saja, kenapa? karena setelah tahu gedung selapa polri belum foolbooked di bulan November dan harga sewanya juga masih wajar meski mahal (8,5 juta....heuheu), kami langsung aja deal sewa gd Selapa Polri di tanggal 22 November (2211..hihi gampang ingetnya). Pulang dari situ..lega deh..satu langkah lebih maju..yeayyy!

Weekend depannya sibuk tf lagiiii...wew makan siang dan makan malem gratis...ke~ke~ ke~ke anak kosan girang.  Kami tf di Wifa catering yang kantornya ada di Rawamangun. Hmm..makanannyaaa ueeenaakkkk tenan..gara-gara disuapin cocholate melted wifa..saya langsung jatuh cinta sama makanan wifa catering. Paketannya standar hampir sama dengan paketan catering yang lain. Ada makanan, busana & rias, dekor dan fotografi. Tapi sayangnya gedung & charge catering,  undangan, MC akad dan entertain gak dicover. Menurut kami harga wifa lumayan mahal (sekitar 85 juta untuk paket 400 undangan)tapi sebanding banget sama rasa makanannya. Bahkan jauh lebih murah dari Puspita Sawargi. Puspita Sawargi mahal dan paketannya gak lengkap, klo soal rasa Puspita Sawargi enak, tapi kalah enak sama Wifa. Sekedar info, untuk biaya tambahan mc akad di wifa kena charge 700 ribu dan untuk entertain 2,5 juta.

Setelah tf wifa catering, kami tf Nabilla Catering..hehehe kami tf di nabilla gak ada rasanya gara-gara tf nya langsung sepulang tf dari wifa, jadi kebanting rasanya di lidah kami. Ckckck..tau gitu jangan tf dalam waktu yang berdekatan, karena jadi kurang bisa objektif. Tapi klo soal paketan dan harga..Nabilla Catering mantap euy. Lengkap, mulai dari makanan, gedung & charge, rias & busana, tarian, dekorasi, fotografi, undangan, entertain, MC akad & resepsi, bahkan bonus foto prewedding. 

Karena kami tertarik dengan paketan lengkapnya Nabilla, kami minta tf Nabilla lagi dengan menu yang lebih lengkap ke mba wanti (marketing Nabilla catering) minggu depannya. Di tf minggu depannya, ternyata makanan Nabilla Catering lumayan enak dan paketannya itu lhooo..lengkap!. Hehehe~~~ penting banget buat capeng yang ngurus persiapan nikahnya mandiri dan dalam waktu singkat alias mepeett seperti saya dan indra =D. Soal yang kemarennya salahkan saja wifa catering yang makanannya kelewatan enak, jadinya kami gak bisa objektif...hihihi

Ohya sebelum deal sama Nabilla, kami sempet tf di Tunas catering. Hmm soal rasa..saya & indra kurang cocok, tapi Zuppa soupnya bikin saya nagih euy (enaaakkk). Harga paket 400 undangan sekitar 80 juta dan lengkap seperti Nabilla (tapi gak ada bonus foto prewed). Selain tf, saya juga menelpon beberapa catering lainnya seperti Dwi Tunggal Catering (DTC) dan Kiki Catering. Review DTC di internet oke banget, katanya enak dan selalu memuaskan. Tapi saat saya dapet price listnya..beughhh...mahalll..lebih tepatnya di luar budget saya dan indra. Kiki catering juga sama, di luar budget. Makanya keduanya langsung saya coret dari daftar catering yang akan saya datengin buat tf.

Yup..sekitar 3 minggu pencarian catering, kami akhirnya menjatuhkan pilihan kepada Nabilla Catering. Alasan utama ya itu..makanannya lumayan enak, paketannya lengkap dan harga terjangkau. Penting banget tiga ituuu...hohohoho waktu itu tambah lega dan seneng deh..gedung dan catering udah oke. \(^.^)/